Situs Media Sosial, Dilarang Di 5 Negara Ini!

Media sosial tentu saja merupakan salah satu kebutuhan teman bagi manusia modern saat ini. Karena hampir setiap orang di seluruh dunia tentu memiliki akun jejaring sosial. Selain berdampingan dengan orang yang dicintai atau teman baik yang tetap berada di daerah yang jauh. Situs media sosial juga bisa menjadi fasilitas untuk penyebaran detail.

Ternyata dari beberapa informasi yang biasa kita dapatkan yang berasal dari situs media sosial seperti Facebook, Twitter atau Youtube. Infonya pasti lebih cepat menyebar dibandingkan dengan media lain seperti koran, radio, dan televisi.

Di zaman kontemporer seperti saat ini tampaknya ada sebuah bangsa yang melarang penghuninya memanfaatkan situs media sosial. Ada alasan berbeda mengapa negara-negara ini melarang penduduknya menggunakan pusat internet. Untuk lebih jelasnya mari kita membahas secara terpisah.

Situs Media Sosial, Dilarang Di 5 Negara Ini!

1. Arab Saudi

Negara yang berpenduduk mayoritas Muslim ini, tentu saja menjalankan aturan terhadap penduduknya untuk tidak menggunakan jaringan sosial atau jejaring sosial. Bukan hanya melarangnya, tetapi negara ini juga menentang visibilitas situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Skype dan juga situs serupa lainnya.

Hal ini juga melaporkan bahwa pemerintah Arab Saudi juga membatasi warganya untuk menggunakan aplikasi obrolan seperti BBM serta WhatsApp.

2. Korea Utara

Negara yang saat ini berada di bawah pemerintahan federal Kim Jong Un ini, tanpa diragukan lagi memberlakukan pembatasan akses media terhadap warganya. Khususnya akses web di negara ini sangat terbatas, untuk memastikan bahwa orang tidak dapat memperoleh akses internet secara terbuka.

Belum lagi membuka jejaring sosial, untuk mendapatkan akses internet hanya warga yang harus mengelola pejabat pemerintah pada awalnya. Karena kenyataan bahwa tidak diragukan lagi di Korea Utara hanya pihak berwenang terbesar yang bisa memperoleh akses internet secara bebas.

3. Vietnam

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara juga dilaporkan membatasi penggunaan media sosial bagi warga negara di negara ini. Vietnam melarang warganya untuk berbagi rincian melalui jaringan media sosial, atau fasilitas lain yang terdiri dari online.

4. Kongo

Pemerintah Republik Kongo juga telah memberlakukan larangan penggunaan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Skype dan juga Youtube. Ini mereka lakukan untuk menghentikan konflik domestik. Karena seperti yang kita tahu bahwa Kongo adalah salah satu negara di Afrika utama yang penuh dengan masalah.

Bahkan pemerintah republik ini juga membatasi warganya menggunakan aplikasi pesan singkat, atau secara umum disebut SMS yang terdapat pada orang-orang telepon. Karena dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai konflik lainnya.

5. Cina

Bangsa ini biasa disebut tirai bambu negara itu, pemerintah federalnya juga memberlakukan larangan terhadap rakyatnya. Agar tidak memanfaatkan situs web jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube dan situs web lainnya. Ini dilakukan agar orang Cina menyukai penggunaan situs jaringan lingkungan seperti Webo dan Tencent.

Terbukti dari pembatasan, orang-orang serta individu di China rata-rata hanya menggunakan dua situs web jejaring sosial lokal. Larangan ini benar-benar juga bisa membawa kesadaran penduduknya untuk menikmati produk yang dibuat oleh bangsa itu sendiri.

Itu hanya 5 negara di dunia yang membatasi penggunaan situs media sosial untuk penduduknya. Tanpa diragukan lagi, setiap negara memiliki alasan khusus dalam larangan menggunakan jejaring sosial. Seperti di Republik Kongo, pembatasan digunakan untuk meminimalkan terjadinya konflik internal.

Namun jelas orang-orang juga membutuhkan informasi dari sumber yang dapat dipercaya. Serta pemerintah federal juga memiliki komitmen untuk menawarkan informasi tersebut kepada penduduknya, untuk memastikan bahwa individu tidak kehilangan informasi atau teknologi gagap.